Showing posts with label DESIGN. Show all posts
Showing posts with label DESIGN. Show all posts

Friday, May 14, 2010

Adore Fine Chocolate


Designed by Coba & Associates | Country: Serbia

“Adoré are hand-made chocolates and as such fall under the category of higher quality status both in terms of product quality and packaging design, as well as consumer communication. Bearing in mind the active period in the development of the brand, we needed to create packaging for a new product – the chocolate tablet. The idea was to come up with packaging for 10 different flavors.

Each flavor got its own look and name! Whether it is Crunchy Mint or Orangella, each flavor received a specific packaging which are (from a production standpoint) very specific in this region. Using thermal block foil, laser-cut paper and special printing techniques have resulted in designs that communicate that Adoré Chocolate provides more than just taste – it is a brand that takes you on a journey.”

Saturday, March 28, 2009

Tentang Sampul Buku: Elemen-elemen Sukses

Tulisan ini ditujukan khususnya bagi mereka yang tertarik dengan desain sampul buku, selain juga bagi Anda yang membaca dengan kritis.

Seperti halnya fashion yang terus bergulir mengikuti masa, tips n’ tricks sebuah sampul buku di masa sekarang juga tergantung dengan waktu. Untuk sebuah kampanye buku cerdas (dan sukses), ada beberapa kriteria membuat sampul buku:
1. Ketahui isi buku itu dulu
Sebaiknya Anda mengetahui isinya, tujuan dan kepribadian si penulis. Anda ketahui gaya penulisannya, dan sampul bukupun akan mencerminkan informasi apa yang ia tulis.
Kedua, Anda harus mengetahui bahwa calon pembaca buku yang membeli buku di toko buku biasa akan berbeda dengan mereka yang membeli di toko buku online. Permainan huruf besar dan gambar closeup akan berdampak utama saat sampul buku ditempatkan sebagai thumbnail di internet.
Catatan khusus:-
- Punya tujuan, artinya sampul itu harus mencerminkan alasan jelas yang menunjang isi buku itu.
- Bisa dibaca, artinya kata-kata yang tampil di sampul bisa dibaca dengan mudah dan tidak terlalu panjang. Membaca satu nafas, pendek saja.
2. Ketahui sasaran pembaca buku
Setiap buku pasti memiliki pembaca yang unik. Jika buku itu tentang misteri pembunuhan, maka pembacanya adalah penggemar kisah thriller yang tentu berbeda dengan pembaca buku romansa. Mengetahui faktor demografis sang pembaca bisa membantu Anda menyiapkan kombinasi tipografi (huruf) dan gambar/foto yang akan mencengkeram pandangan calon pembaca Anda. Pesan pertama apa isi buku itu sebaiknya menjadi pertimbangan Anda mendesain sampul buku.
Tak semua sampul yang bagus mencerminkan isi buku itu. Tak semua sampul bisa mendeteksi posisioning pembacanya. Penggunaan tipografi khas biasanya ditujukan untuk pembaca yang sudah mengenal penulisnya dengan baik. Pembaca Agatha Christie, Sydney Sheldon, Danielle Steele, Nora Roberts, Diana Palmer, hingga Michael Crichton sudah tahu saat pertama kali ia melirik sampul bukunya.

Sebaliknya, untuk sampul buku yang menampilkan gambar, khususnya gambar closeup dan eksotis, pembaca yang ingin diraih adalah lebih banyak first-timer terhadap penulis buku itu.
Perihal pemilihan warna: berhati-hati saat Anda menggunakan hanya warna merah di atas hitam, atau hanya menggunakan warna gelap saja. Terkadang malah sampul hitam putih punya kekuatan lebih.

3. Tampilkan pesan yang paling substansial
Banyak hal yang ingin diterjemahkan (dari isi buku ke sampul bukunya) sehingga terkadang pesan yang ingin disampaikan tumpang-tindih. Kadang jenis huruf menjadi ribet dan rusuh, dan terkadang komposisi huruf dengan gambar juga tidak sesuai.
Penulisan angka bisa menjadi alternatif. Janet Evanovich membuat serial Stephanie Plum dengan sampul sederhana dan berseri namun atraktif. Sampul James Patterson juga tampil ciamik dengan menggabungkan angka dan foto/grafis dalam seri Women’s Murder Club.
Penerbit tertentu seperti Dastan juga memiliki ciri khas atas terbitan buku terjemahannya. Penulis yang digarap Dastan seperti Mo Hayder dan Karen Rose adalah penulis cerita horor thriller sukses. Penekanan pada grafis menantang dan warna merah seakan mengumbar ketakutan.

Sebaliknya, buku tentang bayi atau kosmetik dan glamor tentunya harus menggunakan warna pastel dan gambar yang lebih lembut. Tak banyak manipulasi foto untuk buku jenis ini. Tipografi yang digunakan biasanya juga tidak terlalu sulit, walau bisa dimainkan posisinya.
4. Layout untuk MPO (menarik perhatian orang)
Satu hal yang persyaratan paling penting saat mendesain sampul buku adalah menata elemen visual sedemikian rupa agar seluruh pesan dapat dikomunikasikan ke calon pembaca dengan jelas, cepat dan efisien. Ukuran dan penempatan dari elemen ini harus dituangkan dalam kesatuan yang saling mendukung.
Bagaimana caranya?Pertama, atur ukuran elemen sesuai dengan urgensi yang ingin ditampilkan: angka adalah buku berseri, foto closeup adalah isi buku seksi, dan ukuran huruf sang penulis adalah hal utama.Kedua, pilihlah warna yang bisa tampil memikat namun tetap dalam harmoni.Ketiga, tempatkan elemen itu dalam satu kesatuan berkisah, flow of story bisa terlihat dalam pandangan pertama.Keempat, pastikan bola mata calon pembaca memandang elemen-elemen dalam sampul tanpa kelelahan.
Akhirul kalam…
Anda bisa menciptakan ilustrasi, grafis dan foto yang cantik, namun jika huruf, ukuran, gaya dan penempatan dari huruf itu tidak pas, maka Anda harus siap-siap kehilangan selera calon pembaca.
Sampul buku hari ini harus memenuhi banyak persyaratan. Tak usah menjadi lukisan sang maestro, atau shocking illustration, tapi lebih kepada pemenuhan elemen-elemen kompromi sebuah buku.


Apa yang membuat sebuah buku itu buku terbaik? Itulah saat calon pembaca membayar buku Anda. Banyak alasan lain dari sekadar sebuah sampul buku sukses. Sampul Laskar Pelangi pun mengalami perubahan berulang kali, karena memang sebuah kesuksesan itu perlu diuji oleh waktu.

Desain Cover Depan Majalah (Design Cover)


Perencanaan desain sampul majalah sebaiknya digarap secara teliti dan cermat, karena desain cover depan sebuah majalah merupakan display kemasan bagi isi yang disajikan didalamnya. Oleh karena itu, desain cover depan majalah sebaiknya memenuhi kriteria-kriteria berikut ini:

1. Dapat menunjukkan identitas majalah sesuai dengan misi yang telah ditetapkan (it identifies the magazine).

2. Menarik perhatian (it attracts attention).

3. Dapat menimbulkan / menciptakan selera baca dan keinginan untuk memiliki majalah bagi para pembaca / khalayak sasarannya (it creates a suitable mood for the readers).

4. Dapat menjual majalah / membantu meningkatkan angka penjualan (it sells the magazine).
Materi Sampul Depan Majalah

Selain elemen-elemen visual dasar yang muncul pada sampul depan sebuah majalah, seperti:
Logotype, tanggal terbit, harga, barcode, dan sebagainya. Faktor-faktor atau materi berikut ini sering dipertimbangkan sebagai alternatif pilihan:

1. Foto atau Ilustrasi yang masih berkaitan dengan sebuah berita, tulisan / features atau editorial di dalamnya. (a phothograph or illustration tied to a features inside).

2. Seni Kontemporer, Abstrak, Foto, atau Ilustrasi yang berdiri sendiri (abstract art, a phothograph or illustration that stands by itself).

3. Hanya terdiri dari huruf dan (atau) angka saja. (type and figures only).

4. Permulaan dari sebuah berita, tulisan / features atau editorial yang kemudian dilanjutkan penulisannya ke halaman dalam majalah (the beginning of an article or editorial that continued inside).

5. Sebuah Iklan (an advertisement).

Friday, February 13, 2009

DESAIN BUKU SERI MEMASAK


Awal membuatnya desain ini harus menggunakan ilustrasi kartun atau karikatur dari orangnya. dan ini tahap membuat beberapa sketsa kasar untuk memadukan photo sama ilustrasi dan caranhya tentu sangat mudah.


pertama-tama kita buat sketan kasar-scan, sepaerti dibawah ini:

klo scannya di coreldraw atau photoshop ya jadi masuk coreldraw saja. harus melalui beberapa tahapan bila kita mau membuatnya dengan cara TRASING dengan mengunakan Freehand Tool dan jadinya seperti di bawah ini:

klo sudah kita import dengan file PSD untuk resolusi 300 aja. masuk ke PHOTOSHOP dan tentunya buka file nyang kita import tadi. klo sudah sudah kebuka baru kita menggunkan MAGIC WAND TOOL-klik pada ilusatrai tadi kemudian kita brush seperti di bawah ini:

kemudian 

besok lebih detail lagi dan ini cuma arah mendesain saja.

Tuesday, January 13, 2009

Desain Sampul Buku JANGAN TUNDA UNTUK BAHAGIA


>

Desain Sampul Novel What Happened to LANI GARVER

Desain Sampul Novel LARA KUSAPA dari Penerbit Serambi




Ini beberapa Desain Sampul Buku yang saya kerjakan saat ini

Saturday, October 11, 2008

Cara Membuat Label CD atau DVD dengan Mudah



software yang dapat kita gunakan untuk membuat label baik CD ataupun DVD adalah Acoustica CD/DVD Label Maker. Dengan kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan, software ini akan mampu memenuhi keinginan anda untuk merangkai CD atau DVD anda menjadi lebih menarik.

Step 1

Tapi memang software ini tidak disediakan secara cuma-cuma, alias harus membelinya jika anda menginginkan untuk menggunakannya. Dengan patokan harga resmi dari produsennya sebesar $21.95 anda sudah bisa menggunakan software ini.

Dengan software ini anda bisa membuat label ataupun cover baik CD maupun DVD. Dan jika mungkin anda lupa membuat daftar lagu apa saja yang terdapat didalam CD atau DVD yang akan anda beri label, maka acoustica CD/DVD Label Maker dapat membuatkannya untuk anda, dengan cara memberikan list track CD anda. Software ini memiliki kelebihan dapat mengimport list secara otomatis dari Acoustica CD Burner, iTunes, Winamp, Easy CD Creator atau software populer lainnya.

Dengan Acoustica CD/DVD Label Maker ini anda dapat mencetak label yang telah anda buat pada kertas standard, kertas stiker, atau dapat juga anda langsung mencetaknya pada CD atau DVD.

Beberapa Fitur Yang terdapat dalam Acoustica CD/DVD Label Maker adalah :
. Dukungannya terhadap HP LightScribe Direct
Labeling Drives - sehingga apabila anda memiliki DVD RW atau CD RW atau juga
laptop HP yang memiliki fasilitas LightScribe anda dapat menggunakan software ini bersama-sama.
. Mencetak menggunakan LightScribe lebih dari satu sekaligus secara simultan
. Software ini pun sekarang juga telah mendukung mode transparansi parsial untuk
gambar, text background dan gambar dengan format PNG dengan layer Alpha didalamnya
. Otomatis mensejajarkan printer anda dengan fasilitas yang disediakan yaitu Printer
Alignment Wizard.
. Acoustica CD/DVD Label Maker juga telah
mendukung untuk membuat DVD Chapter
. Dapat mengimpor banyak gambar-gambar yang dapat anda gunakan untuk mendesain agar
label anda menjadi lebih menarik
. Impor otomatis list isi dari suatu CD yang baru saja anda burning dan menyusunnya
menjadi sebuah list. Software ini juga dapat membaca CD Data, CD MP3 maupun DVD.
. Software ini juga mampu membuat text seperti kurva maupun teks spiral.
. Anda juga dapat memanfaatkan fasilitas Wizard untuk membuat label anda dengan
Cepat.
. Mendukung 90% template-template CD yang sudah ada
. Juga telah mendukung Direct-to-CD printer
. Juga telah mendukung untuk pembuatan Cover DVD
. Mendukung font-font ASIA seperti thai, China, dll.
. Mendukung gambar dengan format JPG, GIF, PNG, TIF dan yang lainnya. Juga telah
mendukung beberapa format gambar RAW dari kamera digital.
Untuk info lebih lanjut, anda juga dapat men-DOWNLOAD pdf manualnya disini

Tuesday, June 24, 2008

DVD Cover Design for Djarum Black Car Community (Blacking Up The City 2008 (14 Juni 2008))



Poster dari http://www.autoblackthrough.com/events, yang aku ambil untuk panduan
Step 1



sedangkan ini aku buat untukku jadikan Poster saja
memang belum sepenuhnya jadi.


Desain Covernya di buat kayak cover film, disini aku mencoba untuk memberikan image yang mewakili event Blacking Up The City 2008,memang sih imagenya nyarinya cukup susah, photopun susah di cari. mendapatkan hanya ukuran yang amat kecil sekali terpaksa minta sama yang mengedit event ini supaya biar dilihat kereeen hasilnya.
untuk membuatnya menggunakan Adobe Photoshop 7 di bantu sama Coreldraw x3



Ini Desain Labelnya

Monday, June 23, 2008

DVD Cover Design

Lots of times if you can’t find your favorite DVD’s at the store, you choose judging by the cover. Some covers are simple, some are too fancy. With this tutorial you will learn how to make a colorful, full of live design with Adove Photoshop. Be careful what picture you will choose for the support. For me this one looks good.



Step 1

Open the image you decided to use. My picture is 350x259 pixels, so I will open new document 350x310 pixels. This will give me some free space at the top. You should do that too.


Notice the white space at the top.

Step 2

Now hold ctrl+click and select the two layers. Then Right Click and Merge Layers. Make a new layer, set your foreground to #8f9a32 and with your Rounded Rectangular Tool and make a rectangular, half on the with part, half on the picture. Set the opacity to 85%.



dd some text, like in the image or how ever you like.



Step 3

Do the same like before, but this time place the rectangular under the first one and fill it with #8a4e8a and set the opacity to 80%.



Step 4

Now the final part. In the white part at the top place the text and go to Layer->Layer Style->Drop Shadow.



The final result should be this.

Wednesday, May 28, 2008

Desainer Sampul Album Kaset Mengungkapkan Penampilan Penyanyi




Sukses sebuah penjualan kaset tidak hanya isi album yang dapat diterima pendengarnya, melainkan cover (sampul kaset) juga turut menentukan nasib sebuah album rekaman. Di sini lah peran desainer album kaset diperlukan.

''Biasanya kami selalu mengobrol kira-kira konsepnya seperti apa. Sesudah itu saya membuat desain kasarnya,'' kata Lutfie Abdullah, seorang desainer sampul kaset yang akrab disapa Upie Guafa. Biasanya tawaran datang berupa pembuatan sampul album kaset, termasuk poster, aneka cendera mata atau hanging mobile (sejenis hiasan yang digantung di plafon ruangan).

Pembuatan sebuah sampul album kaset biasanya juga melibatkan banyak pihak dalam sebuah tim. Mereka antara lain adalah tata rias, fotografer, desainer pakaian, make up (tata rias), dan lainnya. Upie sendiri tergabung dalam perkumpulan Guafa Republic, komunitas para kreator seni yang berprofesi seperti di atas.

Upie sering kali juga berperan sebagai konseptor kreatif, desain, hingga video director. ''Proses pengerjaan untuk sebuah album itu biasanya antara satu sampai dua minggu. Pernah diuber sampai sehari selesai, tapi kualitasnya ya begitu,'' katanya.

Awalnya Upie menekuni usaha ini secara tidak sengaja. Pada 1989 ia kerap menerima pesanan membuat company profile (profil perusahaan) dari beberapa perusahaan. Pertemanannya dengan beberapa musisi membuatnya sering diminta turun tangan membuat desain sampul album kaset. ''Yang dulu memesan adalah dr PM. Sesudah itu dia terus meesan ke saya.''

Sejak saat itu Upie terus kebajiran order. Sejumlah nama musisi kondang seperti Nugie, Rio Febrian, Jikustik, hingga Neri Per Kaso telah menggunakan jasanya dalam membuat album mereka. Bahkan, Nugie akan memanfaatkan jasa Upie dalam pembuatan tiga albumnya.



Bagi Upie, bekerja sebagai desainer sampul kaset selain dapat melampiaskan kegemarannya dalam bermusik juga memberikan kesempatan lebih luas dalam mengembangkan imajinasinya. ''Selain itu santai karena dapat bertemu klien hanya dengan memakai kaos. Beda dengan ketika membuat company profile dulu saya harus pakai kemeja. Harus formal,'' katanya sambil tertawa.

Dalam pembuatan sebuah sampul album, Upie meneken kontrak untuk satu album dan kerjasamanya tidak mengikat. Pasalnya, ada pembuat sampul album yang dikontrak untuk pembuatan beberapa sampul dengan tarif yang telah ditawarkan perusahaan rekaman.

Menurutnya, sering kali terjadi perbenturan keinginan antara perusahaan rekaman dan sang musisi. Biasanya itu menyangkut kepentingan bisnis dan idealis. Ia pun hanya bisa memberikan penjelasan kepada keduanya agar damai. Sedangkan keluhan dari penyanyi jarang ia terima karena penyanyi telah dilibatkan sejak awal pembuatan album.

Upie mengaku, menekuni profesi ini selain memberikan kepuasan batin juga materi yang tidak kecil. Penghasilan pembuat sampul yang masih baru biasanya sekitar Rp 2 juta per bulan. Yang telah berpengalaman sekitar Rp 6 juta. ''Kalau saya menawarkan harga paket untuk kaset, CD, dan poster. Kalau ada penambahan untuk iklan di media cetak biasanya ada biaya lagi.''





Khemod, desainer sampul kaset asal Bandung, tidak bersedia menyebutkan berapa honor orang yang beprofesi seperti dirinya. Baginya hal itu terkait dengan kreativitas seni yang sulit diukur dengan materi. Apalagi alumnus Seni Rupa ITB ini sejak lama berteman dengan sejumlah musisi Bandung dan Jakarta. ''Harga itu sangat relatif sekali karena ada penyanyi yang minta tolong karena kami sudah berteman,'' tuturnya.

Sama dengan Upie, Khemod juga melibatkan sang musisi sejak perencanaan hingga sampul jadi sehingga tidak ada keluhan dari konsumennya. ''Pokoknya selera klien itu ingin dia yang paling cakep. Tapi kita mencari yang lebih tepat sesuai album dia,'' tukas Khemod.

Soal kebebasan berekspresi juga menjadi keinginan kedua seniman tersebut. Grup musik Caffein, Riff, atau perusahaan rekaman Blackboard merupakan sebagian kecil klien yang pernah memanfaatkan keterampilan Khemod dalam membuat sampul album kaset.

info: http://www.republika.co.id

Kisah sukses Dimas Djayadiningrat menjadi sutradara video klip



PROFIL
Tabloid KONTAN No. 32, Tahun IX, 16 Mei 2005

Dari Tukang Gulung sampai Sutradara Beken
Kisah sukses Dimas Djayadiningrat menjadi sutradara video klip

Dimas Djayadiningrat awalnya hanya desainer sampul kaset. Ia belajar secara otodidak untuk menjadi sutradara video klip. Kuliah pun harus terkatung-katung. Sekarang, order terus membanjir.

Anda tentu masih ingat suguhan musik di televisi sebelum era video klip sesemarak sekarang. Ketika itu tontonan musik di televisi hanya menyuguhkan lenggak-lenggok dan suara penyanyinya. Artinya, kepiawaian sang biduan untuk memikat mata penonton benar-benar menjadi andalan. Terkadang ditampilkan pula band pengiring sebagai pemanis serta penari latar yang tiada henti berjoged agar tontonan lebih menarik.

Zaman sudah berubah, dan persaingan antarpenyanyi makin sengit. Sekarang ini rasanya tak ada penyanyi atau kelompok musik yang berani meluncurkan produk baru tanpa dukungan video klip. Video yang biasanya cuma berdurasi tiga menit ini bahkan sudah menjadi sarana wajib untuk berpromosi. Berikutnya, kreativitas membuat video klip pun menjadi sangat penting. Maklum saja, video klip bisa berisi beribu tema. Bisa saja ia nyambung dengan syair lagu, bisa pula itu hanyalah imajinasi visual sang sutradara. Yang penting, video klip harus mampu memikat perhatian penonton yang berikutnya jadi mendengarkan lagu yang ada di situ. Tak usah heran, sutradara video klip andal selalu menjadi buruan penyanyi beken atau grup band tenar.

Tersebutlah nama Dimas Djayadiningrat, salah satu sutradara video klip tenar di negeri ini. Tak ada lagi orang yang meragukan kepiawaiannya membuat video klip. Ia pun sudah menyabet penghargaan di berbagai lomba. Dari tangan dinginnya lahirlah video-video klip untuk kelompok pemusik atau penyanyi papan atas di negeri ini. Sebut saja Iwan Fals, Dewa 19, Krisdayanti, Kla Project, Slank, atau Sheila On 7. Mereka adalah pelanggan setia Dimas. Boleh jadi hampir semua artis top Indonesia pernah memasrahkan penggarapan video klip mereka kepada bekas juri Indonesian Idol 1 ini.

Kerja serabutan jadi penggulung rol film


Dimas ternyata juga jago membuat tayangan iklan serta menyutradarai film layer lebar. Untuk iklan, misalnya, pria yang masih keturunan ningrat Banten ini paling tidak menerima order sekitar 15 iklan saban tahun. Harga sebuah iklan bisa mencapai Rp 400 juta. Khusus film layar lebar, Dimas sukses menggarap sekuel film horror Jelangkung dan Tusuk Jelangkung, Bangsal 13 serta film remaja berjudul 30 Hari Mencari Cinta. Semua film tersebut termasuk box office untuk ukuran tanah air.

Tentu saja, keberhasilan Jay -begitu Dimas akrab disapa- tidak turun dari langit. Jay benar-benar memulai dari nol. Ia berkisah, semula dirinya tertarik menekuni bidang desain grafis. Bidang ini memang jadi idamannya sejak lama. Makanya Jay memutuskan melanjutkan kuliah di Universitas Trisakti Jurusan Desain Grafis selepas SMA pada tahun 1992.

Rupanya bangku kuliah benar-benar pijakan awal Jay meniti sukses. Bukan lantaran ia lulus dengan predikat cum laude selama menimba ilmu. Tapi dari sinilah Jay mendapat teman yang sering nongkrong di Gang Potlot, markas besar grup band kondang Slank. Karena Jay sering ikut-ikutan kongkow di sana, ia pun mulai mengenal dunia musik. Pergaulannya ini mulai membawa berkah ketika Jay bisa menyalurkan bakatnya sebagai juru desain sampul kaset. Proyek pertama yang digarapnya adalah membuat sampul album untuk grup musik Kidnap bersama Anang Hermansyah. “Sayang Kidnap enggak lama bertahan,” ujarnya mengenang.

Di saat senggang, pria berambut panjang ini juga bekerja serabutan. Kadang lelaki yang gemar berpakaian hitam ini jadi fotografer untuk band-band yang tengah manggung. Pekerjaan lain seperti menggulung rol film sempat pula dilakoninya. “Bayarannya, yah… cuma buat senang-senang saja,” ungkap pria lajang berbintang Leo ini. Ia juga melanjutkan hobinya membuat desain cover album untuk beberapa penyanyi atau band alumnus Gang Potlot. Setelah Kidnap, Jay juga menggarap sampul kaset Andai, album pertama Oppie Andaresta yang kocak itu.

Diantara desain sampul (cover) kaset di buat oleh Dimas Djayadiningrat






Kondang berkat sering menang kontes

Karya Jay yang tergolong nyeleneh dan kreatif rupanya memikat sejumlah studio besar. Sebutlah Musica Studio dan Aquarius yang lantas mencarinya untuk membuat sampul album kaset Kla Project serta Dewa 19. Pekerjaan itu ia tekuni selama empat tahun hingga 1996. Sayang, keasyikan sebagai desainer sampul album berbuntut korban karena Jay lantas memutuskan untuk berhenti kuliah. “Saya sudah mulai realistis dan seperti menemukan dunia saya,” kata dia.

Kendati namanya sudah kondang sebagai desainer sampul kaset, Dimas tak lantas puas dengan profesi tersebut. Ketika seorang teman yang jebolan IKJ mengajaknya untuk membuat video klip, Jay tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Dari sinilah Jay mulai berkenalan dan mempelajari proses pembuatan video klip secara otodidak. Mulai dari tata artistik, pencahayaan, hingga penyutradaraan. “Saya enggak langsung pegang kamera, apalagi jadi sutradara,” kata Jay mengingat masa lalunya.

Jay mengawali kiprahnya di dunia video klip sebagai seorang penata artistik. Waktu itu ia jadi penata artistik video klip lagu Terbunuh Sepi milik Slank. Debut barunya itu tergolong sukses besar. Tak dinyana video klip itu malah menjadi pemenang bulanan dan tahunan dalam ajang Video Musik Indonesia. Bahkan yang mengejutkan, video klip garapannya itu mendapatkan gelar Best of Art Director pada tahap grand final.

Kisah selanjutnya bak air mengalir. Berkat kemenangannya di ajang kontes video klip paling beken di negeri ini, Jay mulai kebanjiran tawaran menyutradarai pembuatan video klip. Tawaran pertama yang disambarnya adalah video klip lagu Rumahku milik Oppie Andaresta. Lucunya, Jay hanya berdua alias dengan seorang juru kamera dalam membuat video klip itu. “Gerilya banget, deh,” kenangnya.

Lagi-lagi, dewi fortuna masih kepincut dengan garis nasib Jay. Video klip pertamanya itu juga menyabet berbagai penghargaan. Ia lalu membuat video klip Kuldesak yang juga meraih Best Video of The Year sebagai Best Director pada tahun 2000.

Kini, nama Jay sudah tak asing lagi di kancah pervideoklipan di negeri ini. Boleh dibilang, Jay sudah jadi salah satu maestro di bidang ini, selain nama beken seperti Rizal Mantovani, Jay Subiakto maupun Richard Buntario. Ia mengaku tak bermodal duit besar untuk jadi sukses seperti sekarang. “Modal utamanya ide di kepala, “ungkap Jay datar.

Mantan kekasih penyanyi Shanti ini tentunya tak sulit lagi mendapatkan order, justru tawaran datang tanpa henti. Sekadar gambaran, Jay bersama Rexinema-rumah produksi yang didirikan bersama teman-temannya, rata-rata menggarap video klip untuk 26 buah judul lagu saban tahun. Asal tahu saja, Rexinema membanderol Rp 90 juta untuk sebuah video klip.

Sekarang giliran Jay yang lebih selektif dan membatasi orderan agar hasilnya tidak terkesan serampangan. Jay mengaku hanya menerima tawaran jika idenya langsung nongol begitu mendengar lagu tersebut. Untuk menentukan jodoh tidaknya, Jay mematok waktu seminggu sebagai ajang penjajakan. “Kalau idenya tidak maksimal, saya tidak berani syuting,” tambahnya. Rupanya mengawini lagu perlu ubo rampe juga. Jangan-jangan butuh mas kimpoi juga?

+++++

Belajar saat Mengembara

Nama Dimas Djayadiningrat dan Rexinema seolah tak bisa dilepaskan. Padahal sejatinya rumah produksi ini bukan 100% miliknya. Memang Dimas jadi salah satu pendiri Rexinema pada 1997. Tapi Jay memutuskan hengkang dari Rexinema tiga tahun kemudian. Alasannya, ia ingin bebas malang melintang sebagai sutradara video klip freelance. Jay lantas berpindah-pindah rumah produksi tanpa ikatan apa pun.

Sering gonta-ganti tempat ternyata ada faedahnya. Ia jadi mengenal ilmu baru tentang pembuatan iklan. Ia pun jadi tertantang menguasai bidang tersebut. “Iklan itu lebih ganas, saingannya bukan hanya dari lokal,” tutur pria yang berambut panjang ini.

Nyatanya setinggi-tingginya bangau terbang, akhirnya balik ke pelimbahan juga. Dua tahun malang melintang sendirian, Jay lantas kembali bergabung ke Rexinema. Kondisi Rexinema saat itu memang mulai kelabakan akibat sengitnya persaingan antar rumah produksi. Jay terpikat kembali lantaran ditawari membuat sekuel film layar Jelangkung dan Tusuk Jelangkung. Dua film ini diharapkan bisa mengangkat kembali pamor Rexinema. “Rexinema sedang butuh gebrakan, dan juga uang, “ujarnya.

Hasilnya memang luar biasa. Tusuk Jelangkung sebagai contoh, sukses besar lantaran mampu menggaet 1,3 juta penonton dan jadi tambang duit bagi Rexinema. Setelah itu, lantas muncul film layar lebar lainnya. Sebagai balasan, kabarnya Jay mendapat 10% golden share alias saham cuma-cuma di Rexinema. Benar, Jay?

Info :Johana Ani Kristanti

BOOMERANG BERGEMA BERSAMA DJARUM SUPER





ini beberapa alternatif cover depan


Inilah jadinya desain cover boomerang untuk event Djarum Super.
tempat vanuenya di pantai alam indah Tegal.


Mari kita sambut Boomerang dengan doa, semoga albumnya cepat kelar dan rilis di tanah air. salam BOOMERS.

Wednesday, March 26, 2008

DESAIN COVER PERNIKAHAN

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More